Peneliti Smart Industry FASILKOM UNSRI bersama Subdirektorat Alumni UNSRI Perkuat Sinergi melalui Inovasi Teknologi dan Riset Terapan di PT Sumatera Prima Fiberboard

Subdirektorat Alumni Unsri Perkuat Sinergi melalui Inovasi Teknologi dan Riset Terapan di PT Sumatera Prima Fiberboard
INDRALAYA – Dalam upaya mewujudkan integrasi antara dunia akademik dan sektor industri (link and match), Sub Direktorat Alumni Universitas Sriwijaya (Unsri) melaksanakan penjajakan kerjasama dengan PT Sumatera Prima Fiberboard (SPF) yang ditandai dengan kunjungan SPF ke Subdit alumni pada tanggal 27 April 2026 kemarin. Kunjungan ini difokuskan pada pematangan program pengabdian kepada masyarakat berbasis teknologi serta program magang riset bagi mahasiswa yang direncanakan berjalan pada periode mendatang.
Salah satu poin utama kolaborasi ini adalah implementasi program pengabdian dalam bentuk pengembangan sistem informasi industri. Tim peneliti dari Unsri memaparkan beberapa peluang kolaborasi yang bisa dilakukan diantaranya: Peranan Agentic AI untuk mengatur jadwal produksi secara otomatis, mendeteksi kerusakan mesin sebelum terjadi (predictive maintenance), menganalisis data produksi harian pabrik, fokus pada downtime mesin, dan mengoptimalkan supply chain; Prompt engineering untuk pengembangan dashboard industri untuk membuat AI benar-benar jadi co-pilot analitik dan peningkatan Kualitas Produk (Quality Control); serta Knowledge Management System (KMS): Implementasi metode AI seperti Fuzzy String Matching untuk mengelola pengetahuan perusahaan dan meningkatkan kinerja karyawan. TIm peneliti juga memaparkan chatbot industri sebagai layer operasional yang mempercepat respon, menurunkan biaya, dan meningkatkan kualitas layanan secara konsisten, dimana dari chatbot AI sekadar “penjawab pertanyaan” menjadi jadi asisten operasional, analis data, dan bahkan eksekutor tugas
Sementara itu dari pihak PT Sumatera Prima Fiberboard juga memaparkan kebutuhan mereka akan sistem pemantauan panel digital yang dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi operasional perusahaan. Sistem ini diharapkan dapat mencakup dua fitur utama yaitu sistem monitoring kecepatan produksi dan dashboard efisiensi energi terbaharukan. Sistem Monitoring Kecepatan Produksi merupakan Pengembangan panel digital untuk memantau kecepatan mesin pengolah cacahan kayu (wood chipper) secara real-time. Teknologi ini bertujuan untuk mengoptimalkan output produksi serta memudahkan pengawasan performa mesin secara presisi.Sementara itu Dashboard Efisiensi Energi Terbaruka merupakan pembangunan antarmuka (interface) yang mengalkulasi penghematan biaya dari penggunaan panel surya. Sistem ini akan mengonversi data penghematan energi ke dalam satuan mata uang Rupiah (IDR), sehingga manajemen perusahaan dapat memantau efektivitas investasi energi terbarukan secara langsung.Harapannya Implementasi sistem monitoring ini bukan sekadar digitalisasi visual, melainkan langkah menuju data-driven decision making. Dengan integrasi sensor tersebut, perusahaan akan memiliki basis data yang akurat untuk melakukan analisis prediktif terhadap konsumsi energi dan target produksi bulanan.
Selain aspek teknologi informasi, kerja sama ini mencakup program magang mandiri yang diarahkan pada penyusunan Tugas Akhir atau Skripsi mahasiswa. Fokus riset yang diangkat adalah studi efektivitas pemanfaatan limbah pabrik sebagai pupuk organik terhadap berbagai varietas tanaman yang berbeda. Studi ini bertujuan mendukung konsep Circular Economy melalui metodologi eksperimental yang ketat. Mahasiswa akan memetakan respons fisiologis tanaman terhadap kandungan nutrien hasil sampingan produksi fiberboard. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi ilmiah bagi perusahaan dalam mengelola sisa produksi secara lebih bernilai guna, sekaligus mereduksi jejak karbon industri. Validasi data tersebut nantinya dapat menjadi referensi teknis bagi pengembangan produk sampingan (by-product) perusahaan di masa depan.
Kolaborasi multidisiplin yang menggabungkan aspek teknik informatika dan agroteknologi ini mencerminkan fleksibilitas kurikulum pendidikan tinggi dalam merespons dinamika sektor privat. Melalui program magang dan pengabdian yang terstruktur, Universitas Sriwijaya memastikan bahwa mahasiswa tidak hanya menguasai teori di ruang kelas, tetapi juga mampu memecahkan masalah kompleks di lapangan dengan standar industri.
“Kami berupaya agar kehadiran civitas akademika mampu memberikan solusi teknis terhadap tantangan di industri, sekaligus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk melakukan riset yang aplikatif,” ungkap ketua Subdit Alumni Prof. Ir. Deris Stiawan, Ph.D.,IPU. ASEAN Eng.
Kemitraan strategis ini diharapkan terus berkembang menjadi hubungan simbiosis mutualisme yang meningkatkan daya saing alumni di tingkat global serta memperkuat posisi PT Sumatera Prima Fiberboard sebagai industri yang inovatif, berkelanjutan, dan berbasis riset.
